Proses Pengolahan Buah Merah Tabi yang Pertama oleh BANANA Leaf Cafe selesai 20 Agustus 2015

Proses pengolahan Buah Merah Tabi yang telah dibeli beberapa hari lalu kini tuntas diproses menjadi Minyak Buah Merah yang siap untuk dijual.

Proses pengolahan yang kali ini diperkenalkan secara khusus kepada para pengelola di BANANA Leaf Cafe dituntun oleh Jhon Yonathan Kwano yang selama beberapa tahu belakangan telah melakukan berbagai percobaan, baik di pulau Jawa (tepatnya di Yogyakarta), di Wamena, di Manokawri, di Nabire, di Maroke dan di Jayapura. Hasilnya menunjukkan ada dua proses pengolahan yang cukup menjanjikan untuk menghasilkan Minyak Buah Merah yang cukup banyak.

Selain minyak buah merah yang banyak, juga diperhatikan agar segala kandungan yang ada di dalam minyak tidak hilang karena cara pengolahan yang salah.

Menurut rencana, minyak Buah Merah olahan BANANA Leaf Cafe akan diberi label-label yang jelas, seperti misalnya:

  1. Buah Merah Tabi, yaitu Minyak Buah Merah dari wilayah Tanah Adat Tabi, terdiri dari kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura.
  2. Buah Merah Karlos, yaitui Minyak Buah Merah yang ditanam oleh Petani Buah Merah yang selama ini sudah cukup dikenal di Jayapura, yaitu Bapak Karlos Karoba Tawy.
  3. Buah Merah Mudlik Ima, yaitu Buah Merah yang berasal dari Kali Biru, atau Kali Mudlik, Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah;
  4. Buah Merah Tolimbini, yaitu buah merah dari Kabupaten Tolikara.
  5. Buah Merah Arfak, berasal dari Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak,
  6. dan lain-lain
Dengan labeling dan penjualan seperti ini maka PAPUAmart.com sebagai distributor, sales & marketing Kopi Papua dan Produk Spesialti Papua berfungsi secara optimal sebagai penyalur produk Orang Asli Papua secara luas dan berkesinambungan, menghindari penipuan dan pemalsuan yang sudah marak terjadi mengatas-namakan orang Papua dan Tanah Papua yang kayaraya, yang tidak pernah memarahi orang menipu sesama demi mencari untuk daripada kandungannya yang dikenal kayaraya itu.
Setelah pengolahan yang pertama berakhir, maka kami berharap proses pengolahan Buah Merah Tabi terus berlanjut dari waktu ke waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *