Buah Merah Tabi dari Bonggo sudah Mulai Di-Supply Rutin

Supply buah Tawy dari kawasan Tanah Tabi, tepatnya dari wilayah Bonggo, Kabupaten Jayapura dan kabupaten Sarmi mulai lancar ke BANANA Leaf Cafe di Jalan Internasional Festival Danau Sentani.

Sejak diluncurkan bulan September 2015, hingga kini telah disuplly sebanyak enam kali, yang artinya supply terjadi begitu lancar, bahkan sampai BANANA Leaf Cafe merasa kekurangan tenaga untuk mengolah buah Tawy menjadi Minyak Tawy.

Para petani Buah Tawy di kawasan Tanah Tabi mulai mengenal ada proses produksi Minyak Tawy di Jayapura, yang dikelola oleh CV BANANA Leaf Cafe, sebagai binaan dari KSUBaliem Arabica, maka sudah tersebar informasi ke seluruh kawasan Tanah Tabi bahwa siapa saya petani Buah Tawy yang ada di Kabupaten Keerom, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Sarmi dapat menjual langsung Buah Tawy mereka ke lokasi.

Menurut inisiator usaha, Jhon Yonathan Kwano, para petani Tawy dapat menyampaikan Buah Tawy mereka menggunakan jalur distribusi dan bisnis dari KSU Baliem Arabica, yaitu untuk penjualan dan pembelian dapat dilakukan di PAPUAmart.com, Jalan Raya Sentani, Hawai, Sentani, atau juga ke Jalan Internasional Kalkhote, jalan menuju Festival Danau Sentani. Para petani juga dapat menyampaikan Buah Tawy ke Gudang Produksi Baliem Blue Coffee di belakang SPMA Kampung Harapan, Sentani Timur.

Masih menurut Kwano bahwa dengan supply yang lancar seperti ini ada peluang besar tersedia baik bagi petani maupun bagi CV BANANA Leaf Cafe. Jhon Kwano melanjutkan

Ini sebuah inkubasi bisnis, kami coba mulai dari nol sampai beberapa waktu kemudian, maka kami akan lepaskan CV BANANA Leaf Cafe beroperasi sendiri, karena CV ini barusan dibentuk oleh Koperasi dan kini belum ada petugas khusus jadi kami masih menggunakan petugas Koperasi untuk pengolahan Kopi dan juga faslitas yang ada untuk pengolahan kopi juga kami manfaatkan saat ini. Tetapi dalam waktu tidak lama lagi CV BANANA Leaf Cafe akan dipisahkan dari jalur produksi Kopi. Ini sebuah inisiatif.
Kami tahu bahwa bisnis Minyak Tawy sangat sunyi, tetapi kami bergerak dengan sebuah pertanyaan siapa yang bertanggung-jawab mengembangkan bisnis ini kalau bukan orang Papua sendiri? Apakah orang Papua terus-menerus duduk dan mengharapkan bantuan dari nenek-moyangnya lewat Otsus, KUR, RESPEK? Tidak, kita sendiri harus berinisiatif dan bergerak, karena ini demi kita dan anak-cucu kita.

Proses Produksi Minyak Buah Merah Kedua telah dimulai per tanggal 25 September 2015

Pada tanggal 25 September 2015 telah dimulai proses produksi Minyak Tawy Tabi, yaitu Minyak Buah Pandan Merah berasal dari Wilayah Adat Mamberamo Tami (atau sering disingkat MAMTA atau sering juga disebut Wilayah Adat Tabi).

Proses pembuatan kedua ini terdiri dari 25 buah Tawy yang dibawa oleh Petani Tawy dari wilayah Bonggo dan sekitarnya.

Petani Tawy datang menggunakan satu mobil penuh.

Proses minyak Tawy ini akan memakan waktu minimal 1 minggu untuk akhirnya siap dijual.

Ditawarkan siapa saja di seluruh dunia untuk datang membeli Minyak Tawy, Tabi Single Origin.

Kami sarankan Buah Pandan Merah Tabi Single Origin dipergunakan untuk menambah stamina atau utnuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Minyak Tawy Tabi bisa dapat dijadikan sebagai Minyak Goreng.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
Telepon: 0967-592677
SMS: 081286101000
Email: papuamart@hotmail.com

Red Pandanus Fruit from Jayapura Area Begins to be processed Locally in Jayapura

The Red Pandanus Fruit from the Isle of New Guinea (Papua Soil) being widely hunted by people around the world is now being processed at the BANANA Leaf Cafe HQ at Jalan Khalkote, Kampung Harapan, Eastern Sentani District of Jayapura Regency, Papua Province.

Jhon Yonathan Kwano as the owner and concept builder of the Papua Cafe development says that the development of New Guinea Red Fruit or Papua Red Fruit will be carried out by a team of expert by traditional elders who traditionally are the heads of the Tawy (Buah Merah/ Read Pandanus Fruit). He says,

We are not going on the path of modern business mind. We are on our own path. Our Tawy Business is being run under the guidelines of Tawy Harvesting and Processing guidelines as they have been passed down from our past generations. We are not only business-oriented, but we are also building a system to also protect the socio-cultural aspect of the Tawy fruit.

Kwano says at this particular moment, towards the end of August 2015, we are focusing on exploring what the Tabi Cultural Land has to offer in terms of Tawy Fruit.

Kwano also explains that the Jayapura Red Fruit Farmers have also supplied the Tawy Fruits two times already so far since mid-August 2015. He expects all Tawy Farmers from Jayapura region will bring their Tawy to the BANANA Leaf Cafe to get processed because the Processed Red Fruit Oil (Minyak Tawy) will then be displayed and sold at PAPUAmart.com, or at small kiosks called Kios Kaka Lingkar throughout the Isle of New Guinea and around the globle.

Proses Pengolahan Buah Merah Tabi yang Pertama oleh BANANA Leaf Cafe selesai 20 Agustus 2015

Proses pengolahan Buah Merah Tabi yang telah dibeli beberapa hari lalu kini tuntas diproses menjadi Minyak Buah Merah yang siap untuk dijual.

Proses pengolahan yang kali ini diperkenalkan secara khusus kepada para pengelola di BANANA Leaf Cafe dituntun oleh Jhon Yonathan Kwano yang selama beberapa tahu belakangan telah melakukan berbagai percobaan, baik di pulau Jawa (tepatnya di Yogyakarta), di Wamena, di Manokawri, di Nabire, di Maroke dan di Jayapura. Hasilnya menunjukkan ada dua proses pengolahan yang cukup menjanjikan untuk menghasilkan Minyak Buah Merah yang cukup banyak.

Selain minyak buah merah yang banyak, juga diperhatikan agar segala kandungan yang ada di dalam minyak tidak hilang karena cara pengolahan yang salah.

Menurut rencana, minyak Buah Merah olahan BANANA Leaf Cafe akan diberi label-label yang jelas, seperti misalnya:

  1. Buah Merah Tabi, yaitu Minyak Buah Merah dari wilayah Tanah Adat Tabi, terdiri dari kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura.
  2. Buah Merah Karlos, yaitui Minyak Buah Merah yang ditanam oleh Petani Buah Merah yang selama ini sudah cukup dikenal di Jayapura, yaitu Bapak Karlos Karoba Tawy.
  3. Buah Merah Mudlik Ima, yaitu Buah Merah yang berasal dari Kali Biru, atau Kali Mudlik, Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah;
  4. Buah Merah Tolimbini, yaitu buah merah dari Kabupaten Tolikara.
  5. Buah Merah Arfak, berasal dari Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak,
  6. dan lain-lain
Dengan labeling dan penjualan seperti ini maka PAPUAmart.com sebagai distributor, sales & marketing Kopi Papua dan Produk Spesialti Papua berfungsi secara optimal sebagai penyalur produk Orang Asli Papua secara luas dan berkesinambungan, menghindari penipuan dan pemalsuan yang sudah marak terjadi mengatas-namakan orang Papua dan Tanah Papua yang kayaraya, yang tidak pernah memarahi orang menipu sesama demi mencari untuk daripada kandungannya yang dikenal kayaraya itu.
Setelah pengolahan yang pertama berakhir, maka kami berharap proses pengolahan Buah Merah Tabi terus berlanjut dari waktu ke waktu.

Buah Merah Tabi – Mulai tanggal 17 Agustus 2015 Sudah Diproses di Khalkote

Buah Merah Tabi – Mulai tanggal 17 Agustus 2015 Sudah Diproses di Khalkote, tepatnya di BANANA Leaf Cafe milik KSU Baliem Arabica dan PAPUAmart.com

Di Jalan Festival Danau Sentani (FDS) ini telah hadir sebuah unit usaha mini, Cafe Buah Merah dalam BANANA Leaf Cafe. FDS selalu dilaksanakan sekali setiap tahun, di pertengan tahun berjalan.

Cafe Buah Merah ialah tempat pengolahan Buah Merah yang berasal dari Kabupaten Keerom, Kabupaten Mamberamo Raya, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, yaitu Wilayah Adat Tabi atau sering disebut wilayah Memberamo – Tami (Mamta).

Cafe Buah Merah Tabi merupakan sebuah jaringan dari produksi Buah Merah binaan CV. BANANA Leaf Cafe, mintra KSU Baliem Arabica.

CV BANANA LEAF Cafe bergerak sebagai Cafe untuk
1. Cafe Pengembangan Ekonomi Keraykatan (Cafe Bisnis Papua)
2. Cafe Hosting Website Papua
3. Cafe pengembagnan Herbal Papua (Buah Merah, dan Dokter Adat Papua)
4. Cafe Kopi Papua

Diharapkan Cafe ini menjadi induk pengembangan Ekonomi Kerakyatan Papua.