Potensi buah merah Papua

BERBAGAI macam hasil olahan buah merah, buah tradisional dari Papua yang oleh masyarakat Wamena, Papua disebut kuansu dipamerkan dan diolah dalam acara “Pameran dan Pergelaran Pangan Lokal Menjadi Beraneka Macam Ragam Produk”. Bagaimana prospek bisnis buah merah?

Buah Merah bernama ilmiahnya Pandanus conoideus karena termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan. Namun tinggi tanaman dapat mencapai 16 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri 5-8 meter yang diperkokoh akar-akar tunjang pada batang bagian bawah.

Kultivar buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Panjang buah merah bisa hingga 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang. Meskipun ada jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat kekuningan.

Buah merah biasanya dikonsumsi dengan cara dimakan langsung atau dipotong-potong, lalu direbus, dipanggang, atau dimasak dalam oven batu.

Biji dan daging buah merah pun bisa ditumbuk, dicampur dengan air, dan disaring untuk menghasilkan saus merah kental sebagai bumbu masakan. Selain itu, minyak ekstrak buah merah juga bisa digunakan sebagai penyedap makanan dan pewarna alami yang tidak mengandung mikroorganisme patogen dan logam berat.

Kelompok Usaha “Kumbu Lani Milinik” di Kabupaten Jayapura salah satu yang tekun menggarap buah merah. Berdiri pada 2006 kelompok ini tetap aktif sampai sekarang. Bahkan kelompok ini sudah membuat sari buah merah (minyak buah merah) dan sabun kecantikan dari buah merah.

Ketua Kelompok Tani Kembu Lani, Marvince Weya, mengatakan kelompoknya memproduksi minyak buah merah dengan kapasitas produksi 800 hingga 1.000 liter per musim.

“Pengolahan ini dilakukan per musim, di mana setahun itu dibagi dua musim yaitu Juni-Juli dan November-Desember, yang justru kita butuhkan saat ini tenaga dan alat, untuk bahan baku sangat melimpah,” ujarnya.

Ia mengatakan hasil produksinya sudah dijual hingga ke Pulau Jawa dan daerah lain di Indonesia. Ia melayani pemesanan melalui online.

Salah satu produk olahannya adalah ekstrak minyak yang harga jualnya sampai Rp 1,5 juta per liter.

“Untuk botol kecil kaca berukuran 150-200 ml biasanya kami jual Rp 150 ribu,” katanya.

Tingginya potensi harga jual dalam bentuk ekstrak ini merupakan peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan.

Ia berharap usaha kelompoknya berkembang terus sehingga mampu menjadi industri rumah tangga berskala besar. Karena sekarang usahanya masih usaha rumahan, maka ia merasakan masih perlu mendapatkan banyak bimbingan dan pendampingan untuk maju.

Kepala Seksi Pembiayaan, Pengolahan, dan Pemasaran Hortikultura, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, Herbekti Riandjumahge, menginginkan pengolahan buah merah tak berhenti sampai pada ekstrak buah merah dan sabun, namun bisa dijadikan minuman berenergi dan sabun cair.

“Kita akan fokuskan pada 2019 nanti menggarap serius untuk minuman bagi atlet-atlet PON XX,” ujarnya.

Ia mengatakan menggandeng Institut Pertanian Bogor untuk merinci dan memberikan informasi tepat, serta ramuan yang sesuai standar kesehatan untuk minuman buah merah, sehingga produk akan bisa ditingkatkan menjadi industri.

Buah merah, kata Herbekti, merupakan salah satu upaya hasil pengolahan dari produk-produk yang ada di Papua. Ekstrak atau jus nanas Bokondini juga merupakan ikon kebangkitan produk asli Papua yang akan turut diperkenalkan di PON 2020 nanti.

“Tak hanya itu, hasil turunan dari nanas dan buah merah ini juga akan ikut diperkenalkan, salah satunya adalah es krim buah merah dan menyusul lainnya khusus produk dari Binaan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Papua,” ujarnya.

Buah merah (Pandanus conoideus, Lam) adalah tanaman spesies Papua merupakan tanaman khas atau endemik yang tumbuh secara alami, bebas pestisida, dan pupuk kimia. Buah ini sudah dikenal dan telah dikonsumsi sejak zaman dahulu oleh masyarakat Papua.

Pandanus tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian 2.500 mdpl. Buah ini banyak ditemukan di lembah Baliem Wamena, Tolikara, Pegunungan Bintang, Pegunungan Tengah (Jayawijaya, Puncak Jaya, Paniai, Mimika, Nabire), Yahukimo, Jayapura, Sorong, dan Monokwari. Kemudian menyebar ke daerah lainnya di Papua.

Buah merah selain dijadikan minyak juga dimanfaatkan sebagai campuran masakan sayuran atau umbi-umbian, selai, kosmetika (sabun kecantikan), pewarna, roti kering, dan pakan ternak.

Mengkonsumsi buah merah dijadikan kebiasaan masyarakat tradisional Papua dan diyakini mampu menangkal penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, kolesterol, asam urat, kanker, dan sekaligus meningkatkan stamina atau menjaga daya tahan tubuh.

Tingginya kadar betakaroten dan tokoferol pada buah ini juga dimanfaatkan sebagai antioksidan untuk mengobati penderita kanker yang selama ini sulit disembuhkan. (*)

Source: TabloidJubi

Buah Merah Papua dan Buah Merah Wamena kami Sebut Tawy Papua

Buah Merah Papua ialah nama untuk semuia minyak Buah Pandan Merah atau Tawy Yiwaunggen yang berasal dari seluruh tanah Papua, yaitu mulai dari Sorong di Provinsi Papua Barat, Indonesia sampai ke Samarai di Provinsi DKI Port Moresby, Papua New Guinea.

Buah Merah Papua, sama dengan Kopi Papua selama ini dianggap hanya berasal dari Provinsi Papua. Padahal di Tanah Papua terdapat dua negara, dan di dalamnya terdapat lebih dari sepuluh provinsi. Belasan Provinsi di Papua New Guinea dan Dua Provinsi di bagian barat Pulau New Guinea.

Buah Merah Papua yang kita maksud di sini terdiri dari banyak sekali SIngle Origin, karena berasal dari semua wilayah di Pulau New Guinea. Buah Merah Wamena ialah salah satu Single Origin dari berbagai single origin lainnya.

Sama dengan itu, selama ini yang disebut dengan Kopi Papua sebenarnya ialah Kopi Wamena, atau Wamena Single Origin, atau Baliem Arabica, yang dikenal dengan merek dagang Baliem Blue Coffee, produk KSU Baliem Arabica.

KSU Bailem Arabica memproduksi Tawy Papua yang terdiri dari Buah Merah Wamena, Buah Merah Tabi, Buah Merah Dogiyai, dan sebagainya, yang secara garis besar kami kategorikan ke dalam tujuh kelompok, yaitu Buah Merah Mee Pago; Buah Merah Laa Pago; Buah Merah Ha Anim, Buah Merah Saireri, Buah Merah Domberai dan Buah Mera Bomberai.

Ketujuh wilayah Adat yang ada di Provinsi Papua dan Papua Barat Indonesia, ditambah puluhan single origin lainnya dari bagian Timur Pulau New Guinea, atau negara Papua New Guinea.

Kami jual Tawy Papua berdasarkan spesifikasi Single Origin, karena masing-masing single origin telah kami uji dan berdasarkan pengalaman kami tahu Single origin mana yang cocok untuk penyakit mana, dan mana yang cocok untuk kebugaran, mana untuk kulit, mana untuk flu, mana yang cocok untuk sakit berat dan sebagainya.

Bagi yang ingin mencoba, silahkan hubungi kami di pandanuslam@gmail.com atau info@buahmerah.biz atau info@buahmerahwamena.com

Minyak Tawy Papua Berbagai Single Origin

Berdasarkan wilayah geografis produksi Minyak Tawy atau Minyak Buah Pandan Merah asal Papua yang telah terbukti berpotensi menyembuhkan berbagai penyakit modern yang mematikan, dengan ini kami dari CV Banana Leaf Cafe binaan Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica mempersembahkan kepada semua pihak di manapun Anda berada, di seluruh dunia sebuah produk istimewa dari Tanah Papua, diolah di Tanah Papua, dioleh oleh Orang Asli Papua dan dengan cara dan dalam roh sesuai ajaran nenek-moyang kami.

Kami tidak berbisnis hanya semata-mata mencari uang, kami berbisnis dalam rangka mempertahankan jatidiri Tawy sebagai buah warisan leluhur kami yang memiliki nilai-nilai spiritual, kultural dan nilai sosial yang tidak dapat dipisahkan dari tiap-tiap wilayah adat di tanah Papua.

Berbasiskan nilai-nilai adat itulah kami persembahkan Produk Minyak Tawy dari Tanah Papua dengan Single Origin berdasarkan Wilayah Adat atau pembagian Tanah Adat yang telah dilakukan oleh para antropolog modern.

Berdasarkan pembagian dimaksud maka, kami menjual:

  1. Minyak Tawy Tanah Tabi, 
  2. Minyak Tawy Mee Pago, 
  3. Minyak Tawy Laa Pago, 
  4. Minyak Tawy Saireri, 
  5. Minyak Tawy Ha Anim, 
  6. Minyak Tawy Domberai, 
  7. Minyak Tawy Bomberai 

untuk kebugaran, kesehatan dan kesembuhan Umat Manusia Sedunia.

Untuk mencocokkan peta wilayah adat dengan peta pemerintahan modern saat ini, silahkan rujuk ke www.id.wikipedia.org

Proses Produksi Minyak Buah Merah Kedua telah dimulai per tanggal 25 September 2015

Pada tanggal 25 September 2015 telah dimulai proses produksi Minyak Tawy Tabi, yaitu Minyak Buah Pandan Merah berasal dari Wilayah Adat Mamberamo Tami (atau sering disingkat MAMTA atau sering juga disebut Wilayah Adat Tabi).

Proses pembuatan kedua ini terdiri dari 25 buah Tawy yang dibawa oleh Petani Tawy dari wilayah Bonggo dan sekitarnya.

Petani Tawy datang menggunakan satu mobil penuh.

Proses minyak Tawy ini akan memakan waktu minimal 1 minggu untuk akhirnya siap dijual.

Ditawarkan siapa saja di seluruh dunia untuk datang membeli Minyak Tawy, Tabi Single Origin.

Kami sarankan Buah Pandan Merah Tabi Single Origin dipergunakan untuk menambah stamina atau utnuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Minyak Tawy Tabi bisa dapat dijadikan sebagai Minyak Goreng.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
Telepon: 0967-592677
SMS: 081286101000
Email: papuamart@hotmail.com

Buah Merah Karlos Tawy yang Ditambahkan ke Produk BANANALeafCafe.biz ialah Buah Merah Tanah Tabi

Buah Pandan Merah Karlos Tawy dari Angkasapura Jayapura pada hari ini 09 September 2015 dibawa ke PAPUAmart.com.

Dalam kesempatan ini disampaikan kepada seluruh Reseller dan penderita berbagai penyakit mematikan di seluruh dunia bahwa Buah Tawy produksi Karlos Karoba Tawy berlokasi di Angkasapura, Jayapura Utara, Kota Jayapura, yang selama ini telah dikenal sebagai “Obat Mujarab” yang menyembuhkan berbagai penyakti, mulai dari pejabat TNI, Polri sampai Pemerintah Provinsi Papua kini di-display di minimarket PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai NO. 05, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Papua.

Buah Merah Karlos Karoba Tawy diproses/ diprosuksi secara special langsung oleh Karlos Karoba Tawy sendiri di tempat kediamannya. Dengan doa dan proses pembuatan yang higenis dan telah teruji, Karlos Karoba kini memutuskan untuk menjual Minyak Buah Pandan Merah saat ini hanya lewat PAPUAmart.com, baik di pasar online, maupun di pasar offline.

BANANALeafCafe.biz dengan ini menerima dan berterimakasih kepada Karlos Karoba Tawy karena telah membantu meringankan beban dengan memproduksi sendiri.

Dengan ini Cafe BANANA Leaf menagkomodir siapa saja untuk memproduksi MinyaK Buah Pandan Merah dan menjualnya ke PAPUAmart.com, asalkan produk dimaksud dan produsennya telah dikenal dan telah terbukti menyembuhkan penyakit di kalangan masyarakat umum. Bagi yang belum, kami sarankan utnuk datang ke Cafe BANANA Leaf sehingga kami dapat memprodusinya bersama, sesuai standar higenis dan standar minyak yang disarankan pada umumnya.

Buah Merah Karlos Tawy Produk BANANALeafCafe.biz

Buah Pandan Merah Karlos Tawy dari Angkasapura Jayapura pada hari ini 09 September 2015 dibawa ke PAPUAmart.com, termasuk ke dalam kategori Single Origin Tanah Tabi.

Dalam kesempatan ini disampaikan kepada seluruh Reseller dan penderita berbagai penyakit mematikan di seluruh dunia bahwa Buah Tawy produksi Karlos Karoba Tawy berlokasi di Angkasapura, Jayapura Utara, Kota Jayapura, yang selama ini telah dikenal sebagai “Obat Mujarab” yang menyembuhkan berbagai penyakti, mulai dari pejabat TNI, Polri sampai Pemerintah Provinsi Papua kini di-display di minimarket PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai NO. 05, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Papua.

Buah Merah Karlos Karoba Tawy diproses/ diprosuksi secara special langsung oleh Karlos Karoba Tawy sendiri di tempat kediamannya. Dengan doa dan proses pembuatan yang higenis dan telah teruji, Karlos Karoba kini memutuskan untuk menjual Minyak Buah Pandan Merah saat ini hanya lewat PAPUAmart.com, baik di pasar online, maupun di pasar offline.

BANANALeafCafe.biz dengan ini menerima dan berterimakasih kepada Karlos Karoba Tawy karena telah membantu meringankan beban dengan memproduksi sendiri.

Dengan ini Cafe BANANA Leaf menagkomodir siapa saja untuk memproduksi MinyaK Buah Pandan Merah dan menjualnya ke PAPUAmart.com, asalkan produk dimaksud dan produsennya telah dikenal dan telah terbukti menyembuhkan penyakit di kalangan masyarakat umum. Bagi yang belum, kami sarankan utnuk datang ke Cafe BANANA Leaf sehingga kami dapat memprodusinya bersama, sesuai standar higenis dan standar minyak yang disarankan pada umumnya.

Untuk informasi lanjutan: 

SMS: 081286101000, Telp: 0967-592677, Email: papuamart@yahoo.com; papuamart@hotmail.com

Red Pandanus Fruit from Jayapura Area Begins to be processed Locally in Jayapura

The Red Pandanus Fruit from the Isle of New Guinea (Papua Soil) being widely hunted by people around the world is now being processed at the BANANA Leaf Cafe HQ at Jalan Khalkote, Kampung Harapan, Eastern Sentani District of Jayapura Regency, Papua Province.

Jhon Yonathan Kwano as the owner and concept builder of the Papua Cafe development says that the development of New Guinea Red Fruit or Papua Red Fruit will be carried out by a team of expert by traditional elders who traditionally are the heads of the Tawy (Buah Merah/ Read Pandanus Fruit). He says,

We are not going on the path of modern business mind. We are on our own path. Our Tawy Business is being run under the guidelines of Tawy Harvesting and Processing guidelines as they have been passed down from our past generations. We are not only business-oriented, but we are also building a system to also protect the socio-cultural aspect of the Tawy fruit.

Kwano says at this particular moment, towards the end of August 2015, we are focusing on exploring what the Tabi Cultural Land has to offer in terms of Tawy Fruit.

Kwano also explains that the Jayapura Red Fruit Farmers have also supplied the Tawy Fruits two times already so far since mid-August 2015. He expects all Tawy Farmers from Jayapura region will bring their Tawy to the BANANA Leaf Cafe to get processed because the Processed Red Fruit Oil (Minyak Tawy) will then be displayed and sold at PAPUAmart.com, or at small kiosks called Kios Kaka Lingkar throughout the Isle of New Guinea and around the globle.

Proses Pengolahan Buah Merah Tabi yang Pertama oleh BANANA Leaf Cafe selesai 20 Agustus 2015

Proses pengolahan Buah Merah Tabi yang telah dibeli beberapa hari lalu kini tuntas diproses menjadi Minyak Buah Merah yang siap untuk dijual.

Proses pengolahan yang kali ini diperkenalkan secara khusus kepada para pengelola di BANANA Leaf Cafe dituntun oleh Jhon Yonathan Kwano yang selama beberapa tahu belakangan telah melakukan berbagai percobaan, baik di pulau Jawa (tepatnya di Yogyakarta), di Wamena, di Manokawri, di Nabire, di Maroke dan di Jayapura. Hasilnya menunjukkan ada dua proses pengolahan yang cukup menjanjikan untuk menghasilkan Minyak Buah Merah yang cukup banyak.

Selain minyak buah merah yang banyak, juga diperhatikan agar segala kandungan yang ada di dalam minyak tidak hilang karena cara pengolahan yang salah.

Menurut rencana, minyak Buah Merah olahan BANANA Leaf Cafe akan diberi label-label yang jelas, seperti misalnya:

  1. Buah Merah Tabi, yaitu Minyak Buah Merah dari wilayah Tanah Adat Tabi, terdiri dari kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura.
  2. Buah Merah Karlos, yaitui Minyak Buah Merah yang ditanam oleh Petani Buah Merah yang selama ini sudah cukup dikenal di Jayapura, yaitu Bapak Karlos Karoba Tawy.
  3. Buah Merah Mudlik Ima, yaitu Buah Merah yang berasal dari Kali Biru, atau Kali Mudlik, Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah;
  4. Buah Merah Tolimbini, yaitu buah merah dari Kabupaten Tolikara.
  5. Buah Merah Arfak, berasal dari Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak,
  6. dan lain-lain
Dengan labeling dan penjualan seperti ini maka PAPUAmart.com sebagai distributor, sales & marketing Kopi Papua dan Produk Spesialti Papua berfungsi secara optimal sebagai penyalur produk Orang Asli Papua secara luas dan berkesinambungan, menghindari penipuan dan pemalsuan yang sudah marak terjadi mengatas-namakan orang Papua dan Tanah Papua yang kayaraya, yang tidak pernah memarahi orang menipu sesama demi mencari untuk daripada kandungannya yang dikenal kayaraya itu.
Setelah pengolahan yang pertama berakhir, maka kami berharap proses pengolahan Buah Merah Tabi terus berlanjut dari waktu ke waktu.

Buah Merah Tabi – Mulai tanggal 17 Agustus 2015 Sudah Diproses di Khalkote

Buah Merah Tabi – Mulai tanggal 17 Agustus 2015 Sudah Diproses di Khalkote, tepatnya di BANANA Leaf Cafe milik KSU Baliem Arabica dan PAPUAmart.com

Di Jalan Festival Danau Sentani (FDS) ini telah hadir sebuah unit usaha mini, Cafe Buah Merah dalam BANANA Leaf Cafe. FDS selalu dilaksanakan sekali setiap tahun, di pertengan tahun berjalan.

Cafe Buah Merah ialah tempat pengolahan Buah Merah yang berasal dari Kabupaten Keerom, Kabupaten Mamberamo Raya, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, yaitu Wilayah Adat Tabi atau sering disebut wilayah Memberamo – Tami (Mamta).

Cafe Buah Merah Tabi merupakan sebuah jaringan dari produksi Buah Merah binaan CV. BANANA Leaf Cafe, mintra KSU Baliem Arabica.

CV BANANA LEAF Cafe bergerak sebagai Cafe untuk
1. Cafe Pengembangan Ekonomi Keraykatan (Cafe Bisnis Papua)
2. Cafe Hosting Website Papua
3. Cafe pengembagnan Herbal Papua (Buah Merah, dan Dokter Adat Papua)
4. Cafe Kopi Papua

Diharapkan Cafe ini menjadi induk pengembangan Ekonomi Kerakyatan Papua.

Hello world! Inilah BuahMerahWAMENA.com

Hello World! Salam jumpa buat kita semua di blog ini.

Blog ini sengaja kami hadirkan dengan tujuan mempromosikan informasi yang edukatif tentang identitas sesungguhnya dari Minyak Tawy (bukan minyak buah merah), tentang hubungannya dengan Masyarakat Adat Papua, hubungannya dengan sains, dan hubungannya dengan kesehatan kita semua dan apa yang dapat kami lakukan untuk memastikan diri kita mendapatkan manfaat kesehatan daripadanya.

Ada banyak manfaat dari Minyak Tawy, baik untuk dikonsumsi untuk bagian dalam tubuh ataupun dapat digosok di luar tubuh (sebagai suplemen bagi organ dalam ataupun obat luar).

Kami sebagai pemilik hak ulayat dan hak intelektual dari Tawy sebagai sebuh makanan tradisional mendorong diri sebagai pemegang otoritas adat untuk hadir di sini menyampaikan berbagai informasi, membenarkan informasi yang keliru atau menyimpang dari fakta dan realitas dan menjadi penyedia Minya Tawy bagi kesembuhan dan kesehatan kita semua seantero muka Bumi.

Sebagaimana “tongkat Kinky Stick” dari China disebut sebagai tongkat Kesembuhan yang China telah sumbangkan untuk kemanusiaan dan kesehatan umat manusia, kini Minyak Tawy hadir sebagai “jamu kesehatan” yang disumangkan Papua untuk kemanusiaan dan sekalian umat manusia yang butuh sembuh dari berbagai sakit-penyakit yang berat maupun ringan. Silahkan baca di situs ini ataupun yang lainnya tentang apa yang dapat dilakukan Minya Tawy untuk kesehatan kita sekalian.
Sebuah berkat Sang Pencipta yang tersembunyi begitu lama, tetapi kini terkuat rahasia bagi kita. Tinggal kita harus mensyukuri dan memanfaatkannya bagi kesehatan kita sekalian, bukan dengan cara menginjak-injak nilai-nilai budaya dan hubungan orang Papua dengan “buah merah”-nya, tetapi dengan menghargai dan melindungi itu dan selanjutnya menerima manfaat dari kearifan lokal ini.
Dalam tulisan pertama ini, kami patut mengucapkan “Terimakasih sedalam-dalamnya dan setinggi-tingginya setulus-tulusnya kepada Bapak I Made Budi atas terobosan ilmiah yang telah dilakukannya sehingga memperkenalkan secara luas di kalangan masyarakat modern tentang ‘khasiat buah merah’ atau manfaatnya buat kesehatan manusia.

Sebelum Pak I Made Budi kami kenal ada beberapa mahasiswa pendahulu yang telah melakukan penelitian dan menulis skripsi tentang “Buah Merah” tetapi hasil penelitian mereka tidak pernah langsung dikaitkan dengan kesehatan manusia seperti terobosan yang dilakukan Pak Made.

Menyusul terobosan Pak Made, maka sudah banyak ilmuwan meneliti berbagai aspek dari “Minyak Tawy” (atau dalam bahasa Lani disebut Tawy Wanggene) itu sendiri. Berbagai kesimpulan memberikan dukungan penuh kepada kesimpulan awal yang diambil oleh I Made Budi, bahwa manfaat untuk kesehatan manusia begitu banyak.

Kami undang kita sekalian terus mengikuti artikel-artikel berikut menelusuri “Tawy” dari sisi Adat atau Sosio-Budaya, dari sisi Ilmu Pengetahuan (Sains) dalam kaitannya dengan kesehatan manusia dan dari sisi Bisnis.