Potensi buah merah Papua

BERBAGAI macam hasil olahan buah merah, buah tradisional dari Papua yang oleh masyarakat Wamena, Papua disebut kuansu dipamerkan dan diolah dalam acara “Pameran dan Pergelaran Pangan Lokal Menjadi Beraneka Macam Ragam Produk”. Bagaimana prospek bisnis buah merah?

Buah Merah bernama ilmiahnya Pandanus conoideus karena termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan. Namun tinggi tanaman dapat mencapai 16 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri 5-8 meter yang diperkokoh akar-akar tunjang pada batang bagian bawah.

Kultivar buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Panjang buah merah bisa hingga 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang. Meskipun ada jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat kekuningan.

Buah merah biasanya dikonsumsi dengan cara dimakan langsung atau dipotong-potong, lalu direbus, dipanggang, atau dimasak dalam oven batu.

Biji dan daging buah merah pun bisa ditumbuk, dicampur dengan air, dan disaring untuk menghasilkan saus merah kental sebagai bumbu masakan. Selain itu, minyak ekstrak buah merah juga bisa digunakan sebagai penyedap makanan dan pewarna alami yang tidak mengandung mikroorganisme patogen dan logam berat.

Kelompok Usaha “Kumbu Lani Milinik” di Kabupaten Jayapura salah satu yang tekun menggarap buah merah. Berdiri pada 2006 kelompok ini tetap aktif sampai sekarang. Bahkan kelompok ini sudah membuat sari buah merah (minyak buah merah) dan sabun kecantikan dari buah merah.

Ketua Kelompok Tani Kembu Lani, Marvince Weya, mengatakan kelompoknya memproduksi minyak buah merah dengan kapasitas produksi 800 hingga 1.000 liter per musim.

“Pengolahan ini dilakukan per musim, di mana setahun itu dibagi dua musim yaitu Juni-Juli dan November-Desember, yang justru kita butuhkan saat ini tenaga dan alat, untuk bahan baku sangat melimpah,” ujarnya.

Ia mengatakan hasil produksinya sudah dijual hingga ke Pulau Jawa dan daerah lain di Indonesia. Ia melayani pemesanan melalui online.

Salah satu produk olahannya adalah ekstrak minyak yang harga jualnya sampai Rp 1,5 juta per liter.

“Untuk botol kecil kaca berukuran 150-200 ml biasanya kami jual Rp 150 ribu,” katanya.

Tingginya potensi harga jual dalam bentuk ekstrak ini merupakan peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan.

Ia berharap usaha kelompoknya berkembang terus sehingga mampu menjadi industri rumah tangga berskala besar. Karena sekarang usahanya masih usaha rumahan, maka ia merasakan masih perlu mendapatkan banyak bimbingan dan pendampingan untuk maju.

Kepala Seksi Pembiayaan, Pengolahan, dan Pemasaran Hortikultura, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, Herbekti Riandjumahge, menginginkan pengolahan buah merah tak berhenti sampai pada ekstrak buah merah dan sabun, namun bisa dijadikan minuman berenergi dan sabun cair.

“Kita akan fokuskan pada 2019 nanti menggarap serius untuk minuman bagi atlet-atlet PON XX,” ujarnya.

Ia mengatakan menggandeng Institut Pertanian Bogor untuk merinci dan memberikan informasi tepat, serta ramuan yang sesuai standar kesehatan untuk minuman buah merah, sehingga produk akan bisa ditingkatkan menjadi industri.

Buah merah, kata Herbekti, merupakan salah satu upaya hasil pengolahan dari produk-produk yang ada di Papua. Ekstrak atau jus nanas Bokondini juga merupakan ikon kebangkitan produk asli Papua yang akan turut diperkenalkan di PON 2020 nanti.

“Tak hanya itu, hasil turunan dari nanas dan buah merah ini juga akan ikut diperkenalkan, salah satunya adalah es krim buah merah dan menyusul lainnya khusus produk dari Binaan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Papua,” ujarnya.

Buah merah (Pandanus conoideus, Lam) adalah tanaman spesies Papua merupakan tanaman khas atau endemik yang tumbuh secara alami, bebas pestisida, dan pupuk kimia. Buah ini sudah dikenal dan telah dikonsumsi sejak zaman dahulu oleh masyarakat Papua.

Pandanus tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian 2.500 mdpl. Buah ini banyak ditemukan di lembah Baliem Wamena, Tolikara, Pegunungan Bintang, Pegunungan Tengah (Jayawijaya, Puncak Jaya, Paniai, Mimika, Nabire), Yahukimo, Jayapura, Sorong, dan Monokwari. Kemudian menyebar ke daerah lainnya di Papua.

Buah merah selain dijadikan minyak juga dimanfaatkan sebagai campuran masakan sayuran atau umbi-umbian, selai, kosmetika (sabun kecantikan), pewarna, roti kering, dan pakan ternak.

Mengkonsumsi buah merah dijadikan kebiasaan masyarakat tradisional Papua dan diyakini mampu menangkal penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, kolesterol, asam urat, kanker, dan sekaligus meningkatkan stamina atau menjaga daya tahan tubuh.

Tingginya kadar betakaroten dan tokoferol pada buah ini juga dimanfaatkan sebagai antioksidan untuk mengobati penderita kanker yang selama ini sulit disembuhkan. (*)

Source: TabloidJubi

Buah Merah Tabi dari Bonggo sudah Mulai Di-Supply Rutin

Supply buah Tawy dari kawasan Tanah Tabi, tepatnya dari wilayah Bonggo, Kabupaten Jayapura dan kabupaten Sarmi mulai lancar ke BANANA Leaf Cafe di Jalan Internasional Festival Danau Sentani.

Sejak diluncurkan bulan September 2015, hingga kini telah disuplly sebanyak enam kali, yang artinya supply terjadi begitu lancar, bahkan sampai BANANA Leaf Cafe merasa kekurangan tenaga untuk mengolah buah Tawy menjadi Minyak Tawy.

Para petani Buah Tawy di kawasan Tanah Tabi mulai mengenal ada proses produksi Minyak Tawy di Jayapura, yang dikelola oleh CV BANANA Leaf Cafe, sebagai binaan dari KSUBaliem Arabica, maka sudah tersebar informasi ke seluruh kawasan Tanah Tabi bahwa siapa saya petani Buah Tawy yang ada di Kabupaten Keerom, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Sarmi dapat menjual langsung Buah Tawy mereka ke lokasi.

Menurut inisiator usaha, Jhon Yonathan Kwano, para petani Tawy dapat menyampaikan Buah Tawy mereka menggunakan jalur distribusi dan bisnis dari KSU Baliem Arabica, yaitu untuk penjualan dan pembelian dapat dilakukan di PAPUAmart.com, Jalan Raya Sentani, Hawai, Sentani, atau juga ke Jalan Internasional Kalkhote, jalan menuju Festival Danau Sentani. Para petani juga dapat menyampaikan Buah Tawy ke Gudang Produksi Baliem Blue Coffee di belakang SPMA Kampung Harapan, Sentani Timur.

Masih menurut Kwano bahwa dengan supply yang lancar seperti ini ada peluang besar tersedia baik bagi petani maupun bagi CV BANANA Leaf Cafe. Jhon Kwano melanjutkan

Ini sebuah inkubasi bisnis, kami coba mulai dari nol sampai beberapa waktu kemudian, maka kami akan lepaskan CV BANANA Leaf Cafe beroperasi sendiri, karena CV ini barusan dibentuk oleh Koperasi dan kini belum ada petugas khusus jadi kami masih menggunakan petugas Koperasi untuk pengolahan Kopi dan juga faslitas yang ada untuk pengolahan kopi juga kami manfaatkan saat ini. Tetapi dalam waktu tidak lama lagi CV BANANA Leaf Cafe akan dipisahkan dari jalur produksi Kopi. Ini sebuah inisiatif.
Kami tahu bahwa bisnis Minyak Tawy sangat sunyi, tetapi kami bergerak dengan sebuah pertanyaan siapa yang bertanggung-jawab mengembangkan bisnis ini kalau bukan orang Papua sendiri? Apakah orang Papua terus-menerus duduk dan mengharapkan bantuan dari nenek-moyangnya lewat Otsus, KUR, RESPEK? Tidak, kita sendiri harus berinisiatif dan bergerak, karena ini demi kita dan anak-cucu kita.

Buah Merah Papua dan Buah Merah Wamena kami Sebut Tawy Papua

Buah Merah Papua ialah nama untuk semuia minyak Buah Pandan Merah atau Tawy Yiwaunggen yang berasal dari seluruh tanah Papua, yaitu mulai dari Sorong di Provinsi Papua Barat, Indonesia sampai ke Samarai di Provinsi DKI Port Moresby, Papua New Guinea.

Buah Merah Papua, sama dengan Kopi Papua selama ini dianggap hanya berasal dari Provinsi Papua. Padahal di Tanah Papua terdapat dua negara, dan di dalamnya terdapat lebih dari sepuluh provinsi. Belasan Provinsi di Papua New Guinea dan Dua Provinsi di bagian barat Pulau New Guinea.

Buah Merah Papua yang kita maksud di sini terdiri dari banyak sekali SIngle Origin, karena berasal dari semua wilayah di Pulau New Guinea. Buah Merah Wamena ialah salah satu Single Origin dari berbagai single origin lainnya.

Sama dengan itu, selama ini yang disebut dengan Kopi Papua sebenarnya ialah Kopi Wamena, atau Wamena Single Origin, atau Baliem Arabica, yang dikenal dengan merek dagang Baliem Blue Coffee, produk KSU Baliem Arabica.

KSU Bailem Arabica memproduksi Tawy Papua yang terdiri dari Buah Merah Wamena, Buah Merah Tabi, Buah Merah Dogiyai, dan sebagainya, yang secara garis besar kami kategorikan ke dalam tujuh kelompok, yaitu Buah Merah Mee Pago; Buah Merah Laa Pago; Buah Merah Ha Anim, Buah Merah Saireri, Buah Merah Domberai dan Buah Mera Bomberai.

Ketujuh wilayah Adat yang ada di Provinsi Papua dan Papua Barat Indonesia, ditambah puluhan single origin lainnya dari bagian Timur Pulau New Guinea, atau negara Papua New Guinea.

Kami jual Tawy Papua berdasarkan spesifikasi Single Origin, karena masing-masing single origin telah kami uji dan berdasarkan pengalaman kami tahu Single origin mana yang cocok untuk penyakit mana, dan mana yang cocok untuk kebugaran, mana untuk kulit, mana untuk flu, mana yang cocok untuk sakit berat dan sebagainya.

Bagi yang ingin mencoba, silahkan hubungi kami di pandanuslam@gmail.com atau info@buahmerah.biz atau info@buahmerahwamena.com

Minyak Tawy Papua Berbagai Single Origin

Berdasarkan wilayah geografis produksi Minyak Tawy atau Minyak Buah Pandan Merah asal Papua yang telah terbukti berpotensi menyembuhkan berbagai penyakit modern yang mematikan, dengan ini kami dari CV Banana Leaf Cafe binaan Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica mempersembahkan kepada semua pihak di manapun Anda berada, di seluruh dunia sebuah produk istimewa dari Tanah Papua, diolah di Tanah Papua, dioleh oleh Orang Asli Papua dan dengan cara dan dalam roh sesuai ajaran nenek-moyang kami.

Kami tidak berbisnis hanya semata-mata mencari uang, kami berbisnis dalam rangka mempertahankan jatidiri Tawy sebagai buah warisan leluhur kami yang memiliki nilai-nilai spiritual, kultural dan nilai sosial yang tidak dapat dipisahkan dari tiap-tiap wilayah adat di tanah Papua.

Berbasiskan nilai-nilai adat itulah kami persembahkan Produk Minyak Tawy dari Tanah Papua dengan Single Origin berdasarkan Wilayah Adat atau pembagian Tanah Adat yang telah dilakukan oleh para antropolog modern.

Berdasarkan pembagian dimaksud maka, kami menjual:

  1. Minyak Tawy Tanah Tabi, 
  2. Minyak Tawy Mee Pago, 
  3. Minyak Tawy Laa Pago, 
  4. Minyak Tawy Saireri, 
  5. Minyak Tawy Ha Anim, 
  6. Minyak Tawy Domberai, 
  7. Minyak Tawy Bomberai 

untuk kebugaran, kesehatan dan kesembuhan Umat Manusia Sedunia.

Untuk mencocokkan peta wilayah adat dengan peta pemerintahan modern saat ini, silahkan rujuk ke www.id.wikipedia.org

Proses Produksi Minyak Buah Merah Kedua telah dimulai per tanggal 25 September 2015

Pada tanggal 25 September 2015 telah dimulai proses produksi Minyak Tawy Tabi, yaitu Minyak Buah Pandan Merah berasal dari Wilayah Adat Mamberamo Tami (atau sering disingkat MAMTA atau sering juga disebut Wilayah Adat Tabi).

Proses pembuatan kedua ini terdiri dari 25 buah Tawy yang dibawa oleh Petani Tawy dari wilayah Bonggo dan sekitarnya.

Petani Tawy datang menggunakan satu mobil penuh.

Proses minyak Tawy ini akan memakan waktu minimal 1 minggu untuk akhirnya siap dijual.

Ditawarkan siapa saja di seluruh dunia untuk datang membeli Minyak Tawy, Tabi Single Origin.

Kami sarankan Buah Pandan Merah Tabi Single Origin dipergunakan untuk menambah stamina atau utnuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Minyak Tawy Tabi bisa dapat dijadikan sebagai Minyak Goreng.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
Telepon: 0967-592677
SMS: 081286101000
Email: papuamart@hotmail.com

Denny Yomaki Pioneer Khasiat Tawy (Buah Merah), I Made Budi Penerusnya

Tidak banyak orang tahu bahwa Denny Yomaki, seorang mahasiswa di Universitas Cenderawasih, Jurusan Kimia ialah pioneer dalam penulisan ilmiah tentang Khasiat Tawy. Pada akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an ada seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih waktu itu bertemu dengan saya sebagai teman seangkatan,walaupun saya berkuliah di Program Studi yang berbeda, kami ada di Fakultas yang sama, begitu kata saksi mata yang dalam artikel ini tidak mau disebutkan namanya.

Masih menurut penutur cerita ini, pada waktu itu Denny Yomaki membagi-bagikan informasi kepada rekan seangkatannya tentang temuannya bahwa Tawy (buah merah) ternyata mengandung banyak sekali unsur di dalamnya yang berpotensi membantu manusia menyehatkan tubuh dan bahkan sangat mungkin menyembuhkan penyakit.

Kami yang tidak paham tentang kimia haya diberitahu bahwa Tawy punya khasiat begitu banyak. Mata rabun bisa pulih kebali, kecanduan rokok bisa dihentikan, sakit maag bisa disembuhkan, lemah syahwat juga bisa disembuhkan. Disebutkan sejumlah penyakit yang sewaktu itu namanya saja saya tidak kenal juga disebutkan.

Denny Yomaki juga menyebutkan bahwa penelitian yang dilakukannya itu pertama-tama ditolak oleh Dosen Pembimbingnya dengan alasan tidak relevan, tidak ada tulisan sebelumnya tentang Tawy.

Pandangan umum waktu itu, termasuk semua yang mendengarnya bahwa Tawy ialah makanan orang kampung, yang bikin kotor. Bagi orang yang menyukainyapun tidak lagi mengkonsumsi Tawy sejak mereka bersekolah di sekolah modern atau setelah menjadi pegawai negeri karena akibat makan Tawy semua benda, pakaian, mulut, tangan, pintu rumah, lantai, belanga, piring, semua akan menjadi merah dan akan sulit dibersihkan.

Masih menurut sumber cerita ini

Saya masih ingat waktu itu, Denny Yomaki punya semangat menggebu-gebu bahwa Tawy memiliki khasiat yang luarbiasa, dan dia telah membuktikannya dalam laboratorium kimia di Universitas Cenderawasih. Tetapi saya juga masih ingat dengan segar betapa para pendengar, termasuk saya sendiri yang dapat dikatakan “punya nenek moyang Tawy” tidak begitu bersemangat karena menganggap Tawy merupakan makanan yang mengotori banyak hal kalau dimakan di kota.

Pada waktu itu kami tidak berpikir untuk mengolahnya seperti yang dilakukan saat ini. Waktu itu kami masih berpatokan kepada pemikiran cara mengolah seperti yang ada di kampung, sehingga sulit kita bayangkan bahwa Minyak Tawy ada di dalam botol dan bisa dijual. Bahkan pemikiran memisahkan minyak Tawy dari Santan Tawy juga belum ada waktu itu. Yang kita tahu waktu itu Tawy berhkasiat menyehatkan dan menyembuhkan.

Menurut sang pencerita ini, sudah jelas dan pasti Drs. I Made Budi, yang kebetulan mengajar di tempat yang sama, di fakultas dan jurusan yang sama, membaca tulisan mahasiswa puluhan tahun sebelumnya, atau pernah mendengarnya. Menurut dia,

Kalau Pak Made bilang saya tertarik dengan kondisi tubuh orang gunung Papua yang begitu kuat dan prima, padahal makan makanan seadanya, lalu tertarik dengan buah merah sebagai salah satu makanan yang dikonsumsi oleh orang gunung, untuk mengetahui apa yang ada di adlamnya, maka secara logika ilmiah tidak jelas hubungan antara memilih buah merah dan orang gunung yang prima, apalagi logika nurani saya tidak terima. Logika ilmiah bisa dimanupulasi, tetapi logika nurani tidak akan pernah tertipu. Kita manusia, kita tidak hanya punya otak, tetapi nurani. Dan nurani selalu lebih benar daripada otak. Otak penipu, otak bisa manipulasi, otak bisa berkelak, tetapi nurani tidak.

Karena nurani saya tidak menerima, maka secara logika biarkan saya berspekulasi, bahwa temuan Denny Yomaki ini entah itu secara tertulis atau secara lisan dari mulut-ke-mulut pernah didengar oleh Drs. I Made Budi, yang kemudian membandingkan kondisi fisik orang gunung Papua, lalu memperkuat tekad untuk menelitinya.

katanya.

Masih menurutnya lagi, “Saya lebih suka menyatakan bahwa Denny Yomaki-lah penemunya, dan I Made Budi penerusnya yang mempopulerkan temuan Denny Yomaki!”

Buah Merah Karlos Tawy yang Ditambahkan ke Produk BANANALeafCafe.biz ialah Buah Merah Tanah Tabi

Buah Pandan Merah Karlos Tawy dari Angkasapura Jayapura pada hari ini 09 September 2015 dibawa ke PAPUAmart.com.

Dalam kesempatan ini disampaikan kepada seluruh Reseller dan penderita berbagai penyakit mematikan di seluruh dunia bahwa Buah Tawy produksi Karlos Karoba Tawy berlokasi di Angkasapura, Jayapura Utara, Kota Jayapura, yang selama ini telah dikenal sebagai “Obat Mujarab” yang menyembuhkan berbagai penyakti, mulai dari pejabat TNI, Polri sampai Pemerintah Provinsi Papua kini di-display di minimarket PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai NO. 05, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Papua.

Buah Merah Karlos Karoba Tawy diproses/ diprosuksi secara special langsung oleh Karlos Karoba Tawy sendiri di tempat kediamannya. Dengan doa dan proses pembuatan yang higenis dan telah teruji, Karlos Karoba kini memutuskan untuk menjual Minyak Buah Pandan Merah saat ini hanya lewat PAPUAmart.com, baik di pasar online, maupun di pasar offline.

BANANALeafCafe.biz dengan ini menerima dan berterimakasih kepada Karlos Karoba Tawy karena telah membantu meringankan beban dengan memproduksi sendiri.

Dengan ini Cafe BANANA Leaf menagkomodir siapa saja untuk memproduksi MinyaK Buah Pandan Merah dan menjualnya ke PAPUAmart.com, asalkan produk dimaksud dan produsennya telah dikenal dan telah terbukti menyembuhkan penyakit di kalangan masyarakat umum. Bagi yang belum, kami sarankan utnuk datang ke Cafe BANANA Leaf sehingga kami dapat memprodusinya bersama, sesuai standar higenis dan standar minyak yang disarankan pada umumnya.

Buah Merah Karlos Tawy Produk BANANALeafCafe.biz

Buah Pandan Merah Karlos Tawy dari Angkasapura Jayapura pada hari ini 09 September 2015 dibawa ke PAPUAmart.com, termasuk ke dalam kategori Single Origin Tanah Tabi.

Dalam kesempatan ini disampaikan kepada seluruh Reseller dan penderita berbagai penyakit mematikan di seluruh dunia bahwa Buah Tawy produksi Karlos Karoba Tawy berlokasi di Angkasapura, Jayapura Utara, Kota Jayapura, yang selama ini telah dikenal sebagai “Obat Mujarab” yang menyembuhkan berbagai penyakti, mulai dari pejabat TNI, Polri sampai Pemerintah Provinsi Papua kini di-display di minimarket PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai NO. 05, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Papua.

Buah Merah Karlos Karoba Tawy diproses/ diprosuksi secara special langsung oleh Karlos Karoba Tawy sendiri di tempat kediamannya. Dengan doa dan proses pembuatan yang higenis dan telah teruji, Karlos Karoba kini memutuskan untuk menjual Minyak Buah Pandan Merah saat ini hanya lewat PAPUAmart.com, baik di pasar online, maupun di pasar offline.

BANANALeafCafe.biz dengan ini menerima dan berterimakasih kepada Karlos Karoba Tawy karena telah membantu meringankan beban dengan memproduksi sendiri.

Dengan ini Cafe BANANA Leaf menagkomodir siapa saja untuk memproduksi MinyaK Buah Pandan Merah dan menjualnya ke PAPUAmart.com, asalkan produk dimaksud dan produsennya telah dikenal dan telah terbukti menyembuhkan penyakit di kalangan masyarakat umum. Bagi yang belum, kami sarankan utnuk datang ke Cafe BANANA Leaf sehingga kami dapat memprodusinya bersama, sesuai standar higenis dan standar minyak yang disarankan pada umumnya.

Untuk informasi lanjutan: 

SMS: 081286101000, Telp: 0967-592677, Email: papuamart@yahoo.com; papuamart@hotmail.com

Red Pandanus Fruit from Jayapura Area Begins to be processed Locally in Jayapura

The Red Pandanus Fruit from the Isle of New Guinea (Papua Soil) being widely hunted by people around the world is now being processed at the BANANA Leaf Cafe HQ at Jalan Khalkote, Kampung Harapan, Eastern Sentani District of Jayapura Regency, Papua Province.

Jhon Yonathan Kwano as the owner and concept builder of the Papua Cafe development says that the development of New Guinea Red Fruit or Papua Red Fruit will be carried out by a team of expert by traditional elders who traditionally are the heads of the Tawy (Buah Merah/ Read Pandanus Fruit). He says,

We are not going on the path of modern business mind. We are on our own path. Our Tawy Business is being run under the guidelines of Tawy Harvesting and Processing guidelines as they have been passed down from our past generations. We are not only business-oriented, but we are also building a system to also protect the socio-cultural aspect of the Tawy fruit.

Kwano says at this particular moment, towards the end of August 2015, we are focusing on exploring what the Tabi Cultural Land has to offer in terms of Tawy Fruit.

Kwano also explains that the Jayapura Red Fruit Farmers have also supplied the Tawy Fruits two times already so far since mid-August 2015. He expects all Tawy Farmers from Jayapura region will bring their Tawy to the BANANA Leaf Cafe to get processed because the Processed Red Fruit Oil (Minyak Tawy) will then be displayed and sold at PAPUAmart.com, or at small kiosks called Kios Kaka Lingkar throughout the Isle of New Guinea and around the globle.

Karlos Karoba Tawy Menyarahkan 5000 ML Minyak Tawy kepada PAPUAmart.com

Pada hari ini, tanggal 09 September 2015 telah terjadi penyerahan Minyak Tawy (Buah Merah) dari Petani Kopi Karlos Karoba Tawy kepada PAPUAmart.com untuk selanjutnya dioleh di BANANA Leaf Cafe sebelum dipasarkan di seluruh dunia.

Buah Merah Karlos sudah lama dikenal di Ibukota Provinsi Papua sebagai Buah Merah Unik, karena selain Buah Merah memang sudah dibuktikan berkhasiat, Petani Tawy Karlos Karoba Tawy juga merupakan salah satu Kepala Suku Tawy, sehingga dia tahu berkomunikasi langsung dengan pohon, buah dan minyak Tawy untuk menjalankan fungsi-fungsi sebagai Buah Merah. Dengan kata lain, Tawy mengenal Karlos Tawy dan Karlos Tawy juga sebaliknya mengenal Buah Tawy, keduanya bukan asing lagi. Dengan dasar hubungan ini, maka mereka dapat dengan mudah saling meminta, saling berkomunikasi untuk menjalankan tugas-tugas pemulihan dan penyembuhan. Karlos Tawy tahu mengkomunikasikan fungsi Tawy sebagai makanan, fungsi Tawy sebagai penambah stamina, dan fungsi Tawy sebagai obat herbal yang berkhasiat.

Dengan campurtangan Kepala Suku Tawy ditambah Tawy dari hakikatnya memang berkhasiat, maka satu Buah Merah mereka Buah Merah Karlos memang berbeda dengan Buah Merah lainnya seperti Buah Merah Tanah Tabi, Buah Merah Wamena, Buah Merah Toli, Buah Merah Mbogo, Buah Merah Yamo, Buah Merah Mulik dan Buah Merah Kambo, yang dalam bahasa Lani disebut Mulik Tawy, Yamo Tawy, Toli Tawy dan sebagainya. Sayangnya dalam bahasa Lani tidak ada Wamena Tawy, karena memang Wamena dari sononya tidak pernah ada tanaman Tawy di situ. Hanya setelah orang-orang Koteka Barat mulai berpindah dan menduduki Kota Wamena baru Buah Tawy juga dibawa serta dan ditanam di Lembah Baliem (Kota Wamena).

Dengan penyerahan Minyak Tawy oleh Petani Tawy Karlos Karoba Tawy, maka semakin melengkapi produk Minyak Buah Merah yang dijual di PAPUAmart.com sebagai minimarket yang berlokasi di Jalan Raya Sentani, Hawai No. 05, Sentani Kota, Jayapura, Papua, dan sebagai toko Online di PAPUAmart.com seabgai produk dari BANANA Leaf Cafe yang dengan dapur pusat dari Jalan Internasional Khalkote, Nolokla, Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.

Untuk memesan atau menjadi Reseller Minyak Buah Merah, silahkan hubungi
Telepon: 0967592677
SMS: 081286101000
Email: info@bananaleafcafe.biz; papuamart@yahoo.com
Website: http://buahmerah.biz; http://www.buahmerahwamena.com